ASSALAMUALAIKUM Wr.Wb

Selamat datang di Forum Komunikasi Remaja Geduren
Hay..hai..buat kalian semua rekan-rekan anggota FOKREN..
mo lihat berita tentang FOKREN?
Datang dan share bersama saya di blog yang sederhana ini..blog nya anak muda yang kreatif dan inovatif....
Selamat menikmati.....

Banner

Kiat Untuk Selalu Bersemangat Dan Berpikir Positif

Jumat, 01 April 2011

Saya mempunyai seorang teman yang selalu merasa dirinya tidak seberuntung teman-teman  lainnya,seakan-akan dia menyesal kenapa dia dilahirkan ke dunia ini.Dan saya sebagai sobatnya terkadang merasa iba juga.Pernah dia suatu bertanya tentang kiat agar kita tetap semangat dan selalu berpikiran positif . Ya jujur waktu itu saya belum menjawabnya secara detail tentang kiat agar kita selalu semangat (yang jelas bukan untuk mempromosikan minuman penambah energi loh..hehe...), Ya waktu saya cuma menjawabnya,kenapa mesti bersedih gitu,kita nikmati aja hidup ini,kita syukuri saja apa yang Allah berikan untuk kita,asalkan kita mau berusaha dan berdoa,insyallah pasti ada jalan keluarnya.
Maka untuk itu,saya akan menjelaskan apa yang ingin saya sampaikan buat sahabat saya itu secara lebih terperinci.."semoga kamu membacanya..Bang..(panggilan akrab saya ke dia).".kiat agar kita selalu semangat dan berpikiran positif antara lain sebagai berikut :

1. “Bakar” Perahu Anda.


Kiat ini sebetulnya diinspirasi dari kisah Thoriq bin Ziyad, salah seorang pahlawan Islam. Setelah beliau menyeberangi selat Gibraltar bersama pasukannya untuk menyerang kekaisaran Romawi, beliau baru tahu bahwa pasukan lawan yang akan di hadapannya jumlahnya lebih besar dan persenjataannya lebih canggih. Lalu apa yang beliau lakukan waktu itu? Ada dua pilihan, mundur atau tetap maju menyerang. Beliau memilih untuk tetap pada rencana awal yaitutu menyerang. Untuk memperteguh tekadnya, beliau lalu membakar perahu-perahu pasukannya sendiri, sehingga tidak bisa pulang kecuali setelah mengalahkan pasukan lawan. Tindakan membakar perahu merupakan kiat beliau agar tidak tergoda dengan ada pihan lain kecuali menyerang.
Kiat ini dapat digunakan oleh kita untuk konsisten terhadap rencana yang telah dibuat. Buat rencana dan yakini bahwa hanya satu pilihan untuk bertindak, yaitu melaksanakan rencana. Seringkali kita gagal melaksanakan rencana karena tergoda dengan pilihan-pilihan lain yang biasanya lebih enak dan ringan.
Oleh karena itu “bakar” pilihan-pilihan itu di dalam benak Anda. Bahkan dalam hal tertentu kita dapat “membakar” pilihan-pilihan lain tersebut bukan saja di dalam benak kita, akan tetapi dalam realita. Misalnya, agar tidak malas belajar, pindahkan televisi atau komputer internet dari tempat yang mudah kita akses (misalnya dari ruang keluarga ke kamar ortu), sehingga kita tidak tergoda untuk dengan mudah menonton televisi atau bermain komputer. Contoh lain, agar kita tidak keluyuran setelah pulang kuliah, bawa uang pas-pasan saja hanya untuk pulang, sehingga tidak bisa lagi keluyuran yang memakan biaya lebih. Ada seorang sahabat Rasulullah saw yang pernah tergoda dengan keindahan kebunnya, sehingga terlambat sholat Ashar berjamaah di masjid. Apa yang dilakukannya agar tidak mengulangi kesalahannya? Ia menginfakkan kebunnya agar ia tidak punya pilihan lain kecuali sholat Ashar pada waktunya.

2. Pasang Alarm Secara Rutin .

Kiat kedua yang bisa dilakukan adalah memasang alarm secara rutin dari HP/jam kita. Pasang alarm pada saat Anda memang sudah waktunya untuk melaksanakan rencana Anda (secara harian atau mingguan). Agar Anda tidak “kebal” terhadap bunyi alarm, maka ubah bunyi alarmnya pada saat-saat tertentu. Jika Anda sudah konsisiten dan terbiasa melaksanakan rencana/tugas pada waktunya, bunyi alarm tersebut bisa saja dimatikan. Digantikan dengan bunyi “alarm” dalam pikiran Anda.

3. Yakini bahwa Anda Sudah Terlambat.

Yakini bahwa Anda sudah terlambat. Kalau perlu dramatisir bahwa Anda bukan hanya terlambat dibandingkan dengan teman-teman seangkatan Anda, tapi sudah terlambat dibandingkan dengan orang-orang seangkatan Anda di seluruh kota, bahkan di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Meyakini bahwa kita sudah terlambat mengambil analogi dari sirkut balap mobil. Seorang pembalap yang tertinggal akan lebih sungguh-sungguh dan bersemangat untuk mengejar ketertinggalannya. Begitu pun Anda, jika yakin sudah terlambat dibandingkan dengan orang lain, pasti kita tidak punya waktu untuk bermalas-malasan dan menunda-nunda rencana kita. Apalagi kalau benar-benar sudah terlambat, maka tak ada kesempatan lagi untuk bermalas-malasan agar lebih tidak terlambat lagi.

4. Dramatisir Dampak Buruk Yang Akan Terjadi. 

Cara lain untuk membangkitkan semangat bertindak adalah mendramatisir dampak buruk yang akan terjadi. Dalam kasus Anda, jika Anda tergoda untuk menelantarkan tugas-tugas kuliah, bayangkan dampak buruknya berupa tertinggal, bahkan DO (drop out) dari kuliah. Jika DO maka sulit cari kerja. Jika sulit cari kerja maka sulit mempunyai uang, sedangkan bapak/ibu Anda mungkin pada saat itu sudah meninggal. Akhirnya, hidup kita terlunta-lunta bahkan jadi pengemis. Bayangkan dampak negatifnya secara kausalitas (hukum sebab dan akibat). Hukum kausalitas adalah hukum alam/Allah yang pasti dan rasional dan mungkin saja terjadi pada diri kita jika kita mengabaikan kesungguhan kerja.
Nah itu tadi sedikit penjelasan dari saya,semoga bisa berguna juga bagi sobat-sobat yang lain,yang mungkin punya pertanyaan dan masalah seperti sahabat saya tadi..Buat sahabat saya,cuma satu pesan saya kalau kamu baca tulisan ini.." gak usah pekewuh untuk bertanya kepada yang lebih tahu..untuk urusan imbalan dsb,kirim aja langsung ke nomer rekening saya..hehe..(padahal gak punya no.rekening,takut digelapkan ama MD..) cuma bercanda loh Bang..semoga bermanfaat...matur sembah nuwun...".

Related Posts by Categories



0 komentar:

Poskan Komentar